SHARIA ECONOMICS DISCUSSION (SESSION) 2026
SHARIA ECONOMICS DISCUSSION (SESSION) 2026
HMPS EKONOMI SYARIAH
UIN K.H ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN
SESSION 2026: Ruang Diskusi Mahasiswa FEBI Mengupas Pelemahan Rupiah dan Tantangan Ekonomi Nasional
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk SESSION (Sharia Economic Discussion) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi dan wawasan ekonomi mahasiswa. Kegiatan yang mengusung tema “Rupiah Melemah hingga ± Rp17.600: Krisis Sementara atau Alarm Bahaya?” ini dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026, pukul 15.00–17.00 WIB di Meeting Room FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus HMPS Ekonomi Syariah serta mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang memiliki ketertarikan terhadap perkembangan isu ekonomi nasional.
Kegiatan SESSION merupakan program kerja yang diinisiasi oleh Departemen Keilmuan HMPS Ekonomi Syariah 2026 dengan tujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep ekonomi makro melalui pembahasan isu-isu ekonomi terkini yang sedang menjadi perhatian publik. Pemilihan tema mengenai pelemahan nilai tukar rupiah didasarkan pada pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap dinamika ekonomi global dan dampaknya terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Melalui forum ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami fenomena ekonomi dari sisi teoritis, tetapi juga mampu menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi kondisi ekonomi nasional secara kritis dan objektif.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan SESSION dikemas dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) yang memungkinkan terjadinya interaksi aktif antara pemateri dan peserta. Diskusi dipandu oleh Bapak Singgih Setiawan, M.M., yang menyampaikan materi mengenai kondisi nilai tukar rupiah, faktor-faktor penyebab pelemahan mata uang, serta implikasinya terhadap sektor ekonomi dan kehidupan masyarakat. Melalui pemaparan yang komprehensif dan sesi tanya jawab yang interaktif, peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus mengemukakan pandangan terkait isu yang sedang dibahas.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi HMPS Ekonomi Syariah dalam menciptakan budaya akademik yang aktif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Selain menambah pengetahuan mengenai ekonomi makro, SESSION juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan analisis mahasiswa terhadap berbagai persoalan ekonomi yang terjadi di tingkat nasional maupun global. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HMPS Ekonomi Syariah berharap dapat terus menghadirkan forum-forum diskusi yang edukatif dan relevan sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu berperan sebagai agen intelektual yang peka terhadap berbagai dinamika sosial dan ekonomi yang berkembang di masyarakat.



0 Comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan cerdas